Taman Rekreasi Selecta di nyatakan sebagai salah satu Living Museum
Berita Selecta
12 Februari 2026

Taman Rekreasi Selecta di nyatakan sebagai salah satu Living Museum

Taman Rekreasi Selecta kembali menorehkan sejarah. Di tempat yang menjadi saksi awal geliat pariwisata Kota Batu itu, Selecta Living Museum resmi diluncurkan bersamaan dengan pembukaan Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) 2025 pada 6 November lalu.

Museum hidup ini menjadi simbol transformasi warisan sejarah kolonial menjadi ekosistem kreatif dan gastronomi lokal. Langkah itu diharapkan dapat memperkuat identitas Kota Batu sebagai kota wisata berbasis budaya dan inovasi.

Wali Kota Batu Nurochman mengatakan peluncuran Selecta Living Museum bukan sekadar peresmian fasilitas wisata baru. Namun, juga langkah untuk menghidupkan kembali memori kolektif masyarakat tentang sejarah pariwisata di Kota Batu.



BERI APRESIASI: Menekraf RI Teuku Riefky Harsya melihat langsung salah satu produk ekraf dalam gelaran Produk Lokal Fest ke-7 di Balai Kota Among Tani pada Jumat lalu (7/11).
“Selecta dibangun pada 1928 dan menjadi tonggak awal pariwisata di Kota Batu. Di sini, jejak masa lalu berpadu dengan semangat ekonomi kreatif masa kini,” ujarnya saat membuka acara.

Ia menambahkan di area museum terdapat ruang-ruang bersejarah yang dulu pernah digunakan Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta saat berkunjung ke Selecta. Bahkan, keduanya pula yang menggagas tanda patok titik nol Kota Batu.

“Selecta bukan hanya ikon wisata tapi juga bagian dari perjalanan bangsa. Melalui living museum ini, kami ingin sejarah itu menjadi sumber inspirasi ekonomi kreatif,” lanjutnya.

Pengembangannya, diarahkan untuk memperkuat sektor gastronomi dan ekonomi kreatif.

Ketua Umum Indonesia Creative Cities Network (ICCN), Tubagus Fiki C. Satari menilai Selecta Living Museum bisa menjadi model pengembangan kota kreatif berbasis warisan budaya. Sebab, Kota Batu punya potensi besar untuk menjadi kota gastronomi.

“Selecta adalah pintu masuk yang kuat karena sudah berhasil menggabungkan sejarah, wisata, dan kreativitas,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Puspa menilai kehadiran Selecta Living Museum menjadi momentum bagi Kota Batu naik kelas dalam peta pariwisata nasional. Ia menyebut integrasi sejarah, ekraf, dan budaya akan menjadi kekuatan baru.

“Selecta Living Museum membuktikan sejarah bukan sekadar nostalgia tapi bisa menjadi energi kreatif baru bagi daerah,” katanya. (ori/dre)


Editor: A. Nugroho
Sumber: Radar Malang
https://radarbatu.jawapos.com/kota-batu/2326811568/selecta-living-museum-jadi-ikon-baru-pariwisata-di-kota-batu

Tags

Selecta Berita Informasi Update

Bagikan Berita Ini