Sejarah Perjalanan
Taman Rekreasi dan Hotel Selecta merupakan salah satu destinasi wisata bersejarah di Kota Batu, Jawa Timur. Selecta pertama kali dibangun pada tahun 1930 oleh warga negara Belanda, De Ruyter de Wildt, dengan nama Bath Hotel Selecta. Pada masa pendudukan Jepang (1942–1945), pengelolaan Selecta berada di bawah pengawasan Jepang. Namun, pada akhir tahun 1949, kawasan Selecta mengalami kehancuran akibat peristiwa revolusi fisik yang dikenal sebagai Clash Kedua, sehingga bangunan yang ada saat itu musnah.
Kebangkitan Selecta dimulai pada 19 Januari 1950 melalui inisiatif Panitia Pembangunan Kecamatan Batu yang didukung oleh pekerja, pamong desa, dan tokoh pemuda Desa Tulungrejo. Pembangunan kembali dilakukan secara gotong royong hingga Selecta resmi berdiri sebagai badan hukum. Akta pendirian dibuat pada tahun 1954 dan memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia pada tahun yang sama. Seiring berlakunya Undang-Undang Perseroan Terbatas, perusahaan ini kemudian bertransformasi menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Taman Rekreasi & Hotel Selecta (PT Selecta).
Secara geografis, PT Selecta berlokasi di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, pada ketinggian sekitar 1.150 meter di atas permukaan laut. Kawasan ini memiliki suhu udara sejuk berkisar antara 15–25 derajat Celsius dan dikelilingi oleh pegunungan, seperti Gunung Arjuno, Welirang, Panderman, dan Anjasmoro, yang menjadi daya tarik utama wisata alam Selecta hingga saat ini.
Selain sebagai destinasi wisata, Selecta memiliki nilai historis nasional. Pada tahun 1942, Ir. Soekarno pernah tinggal dan melakukan perenungan di sebuah vila bernama De Brandarice yang berada di kawasan Selecta. Tempat ini menjadi saksi lahirnya pemikiran-pemikiran penting dalam perjuangan bangsa Indonesia. Setelah kemerdekaan, vila tersebut kemudian dinamai Bima Sakti sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah. Bung Karno juga kembali mengunjungi Selecta pada tahun 1946 sebagai Presiden Republik Indonesia, disertai keluarga dan pejabat negara. Selain itu, Bung Hatta juga tercatat pernah berkunjung ke Selecta menjelang Konferensi KNIP pada tahun 1956.
Dengan perpaduan antara keindahan alam, kesejukan udara pegunungan, serta nilai sejarah yang kuat, PT Selecta tidak hanya menjadi destinasi rekreasi keluarga, tetapi juga bagian dari warisan sejarah dan kebanggaan Kota Batu.
Kebangkitan Selecta dimulai pada 19 Januari 1950 melalui inisiatif Panitia Pembangunan Kecamatan Batu yang didukung oleh pekerja, pamong desa, dan tokoh pemuda Desa Tulungrejo. Pembangunan kembali dilakukan secara gotong royong hingga Selecta resmi berdiri sebagai badan hukum. Akta pendirian dibuat pada tahun 1954 dan memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia pada tahun yang sama. Seiring berlakunya Undang-Undang Perseroan Terbatas, perusahaan ini kemudian bertransformasi menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Taman Rekreasi & Hotel Selecta (PT Selecta).
Secara geografis, PT Selecta berlokasi di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, pada ketinggian sekitar 1.150 meter di atas permukaan laut. Kawasan ini memiliki suhu udara sejuk berkisar antara 15–25 derajat Celsius dan dikelilingi oleh pegunungan, seperti Gunung Arjuno, Welirang, Panderman, dan Anjasmoro, yang menjadi daya tarik utama wisata alam Selecta hingga saat ini.
Selain sebagai destinasi wisata, Selecta memiliki nilai historis nasional. Pada tahun 1942, Ir. Soekarno pernah tinggal dan melakukan perenungan di sebuah vila bernama De Brandarice yang berada di kawasan Selecta. Tempat ini menjadi saksi lahirnya pemikiran-pemikiran penting dalam perjuangan bangsa Indonesia. Setelah kemerdekaan, vila tersebut kemudian dinamai Bima Sakti sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah. Bung Karno juga kembali mengunjungi Selecta pada tahun 1946 sebagai Presiden Republik Indonesia, disertai keluarga dan pejabat negara. Selain itu, Bung Hatta juga tercatat pernah berkunjung ke Selecta menjelang Konferensi KNIP pada tahun 1956.
Dengan perpaduan antara keindahan alam, kesejukan udara pegunungan, serta nilai sejarah yang kuat, PT Selecta tidak hanya menjadi destinasi rekreasi keluarga, tetapi juga bagian dari warisan sejarah dan kebanggaan Kota Batu.